kurasa tindakan ku menangisi kepergianmu tampak berlebihan. namun itulah yang terjadi. aku terus saja meratapi kepergianmu seperti orang bodoh. kau tahu, beberapa orang temanku mengatakan kalau aku adalah orang bodoh. apa menurutmu begitu?
sayang, apa kau mengingatku disana? kurasa tidak, bukan? disana banyak gadis yang lebih baik dariku. mereka pasti lebih menyayangi dan mencintaimu dibanding aku.
selama kau tidak disini, aku selalu berharap hujan akan segera datang. menurutku, hujan itu adalah jelmaan kasih sayangmu.
pada saat hujan, aku selalu ingin bermain dan bersenang-senang dibawahnya. kau ingat kalau kau melarang aku bermain-main dengan hujan, bukan?
kau selalu bilang fisik ku lebih lemah. dan kenyataannya memang begitu. aku adalah gadis yang lemah tubuhku pasti demam hebat setelah bermain bersama hujan. itulah alasan mengapa aku selalu merindukan hujan.
hari ini, kamis 13 september hujan turun lagi. kurasa hujan akan mengobati rasa rinduku padamu. tapi akhirnya, hujan hanya membuat aku semakin merindukanmu.
sejak pertengkaran kita tentang your first kiss, aku lebih senang berdiam dikelas. takut kalau aku melihat orang itu. kau tahu siapa, bukan? aku takut kalau aku melihatnya, air mataku akan menetes lagi. walaupun begitu, aku akan tetap berusaha menjadi gadis yang tegar dan berpikiran dewasa. kau suka gadis seperti itu, bukan?
satu hal yang perlu kau tahu, aku akan selalu merindukanmu :*